KOORDINASI KEPABEANAN PERTAMINA DAN BEA CUKAI BANYUWANGI
Oleh : I Komang Rudy S
KPPBC Tipe Madya Pabean C Banyuwangi -

Banyuwangi - (01/02/2019) Jelang pengoperasian dermaga baru, Pertamina jalin koordinasi kepabeanan dengan Bea Cukai.

Berbagai fasilitas pada dermaga TBBM Tanjung Wangi telah dilengkapi dan dipersiapkan untuk menunjang kegiatan importasi pada dermaga ini.

Salah satunya adalah pembangunan tangki baru yang mampu menampung 20.000 kl, rencana tangki ini akan diisi dengan bahan bakar premium.

Pada tahun 2018, dari bulan Januari sampai dengan akhir Juni, berdasarkan data yang dilansir dari aplikasi CEISA Impor, pihak Pertamina telah melakukan importasi hingga 520 ribu barrel bahan bakar premium, sedangkan pada tahun 2017, importasi melalui TBBM Tanjung Wangi mencapai 2.572 ribu barrel.

Dengan adanya perbaikan dermaga yang dimulai pada bulan Februari 2018, Pihak Pertamina akan kembali melakukan importasi melalui TBBM Tanjung Wangi pada pertengahan bulan Februari 2019.

Rencana pertengahan bulan Februari, Pihak Pertamina akan melakukan importasi premium sebesar 70.000 barel melalui Pelabuhan TBBM Tanjung Wangi. Selanjutnya, pada tahun 2019, Pertamina TBBM Banyuwangi akan melakukan importasi secara rutin.

Pertamina juga mengapresiasi inovasi SILUMAN yang diluncurkan oleh Bea Cukai Banyuwangi. Proses bisnis yang sebelumnya memakan waktu dalam hitungan jam, kini menjadi hitungan menit. Karena proses izin bongkar mulai dari pengajuan dokumen hingga penerbitan izin timbun bongkar dilakukan melalui media elektronik dalam waktu kurang lebih 10 menit.

Dari hasil koordinasi tesebut, pihak Pertamina akan melakukan koordinasi lebih lanjut terkait aplikasi manifes untuk kewajiban pelaporan yang diperlukan.

#beacukaimakinbaik
#kemenkeuterpercaya

TINGGALKAN KOMENTAR
Komentar Untuk : KOORDINASI KEPABEANAN PERTAMINA DAN BEA CUKAI BANYUWANGI
Tidak Ada Komentar
?>
Fatal error: Cannot redeclare add_image() (previously declared in /home/beacuka3/public_html/inc/bin.php:2) in /home/beacuka3/public_html/inc/bin.php on line 2